
Bayangkan suasana musim gugur di Hiroshima, ketika daun momiji memerah indah dan tawa riang memenuhi udara sejuk. Itulah gambaran sempurna dari acara "Sahabat Tumbuh" yang digelar Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Komisariat Hiroshima pada 1 November 2025. Acara ramah-tamah sekaligus welcome party ini berhasil menyatukan puluhan mahasiswa Indonesia, baik yang baru tiba maupun yang sudah lama tinggal, di kampus Higashihiroshima. Dari pukul 16:00 hingga 20:00 JST, kami berkumpul di Seikyou Daigaku Kaikan Shokudou (depan Mirai Crea), Hiroshima University, untuk berbagi cerita, foto, dan hidangan khas Nusantara yang bikin rindu kampung halaman.
Sesi perkenalan sederhana pun mengalir hangat. Mahasiswa baru berbagi cerita perjuangan mereka, adaptasi cuaca dingin, dan harapan mereka di Hiroshima, sementara senior memberikan dukungan serta cerita pengalaman. Suasana terasa seperti keluarga besar yang baru datang langsung merasa diterima dan tidak sendirian. Untuk membuat acara semakin inklusif, PPI menyediakan transportasi antar-jemput serta subsidi tiket kereta bagi peserta dari luar Higashihiroshima. Lebih dari 80 orang hadir, menciptakan energi positif yang begitu terasa.
Acara ini bukan sekadar gathering biasa, melainkan benih pertumbuhan bersama seperti yang tersirat dalam tema "Sahabat Tumbuh". Ia menginspirasi mahasiswa Indonesia di Hiroshima untuk saling mendukung, bertumbuh, dan menjaga semangat kebersamaan di tengah tantangan hidup di luar negeri. Terima kasih besar kepada seluruh panitia yang bekerja keras serta setiap peserta yang membawa energi positif dan tawa riang. PPI Hiroshima siap melanjutkan rangkaian event seru berikutnya. Karena bersama, kita tumbuh lebih kuat di tanah Sakura!
Acara dibuka dengan sesi foto bersama di spot-spot momiji paling memesona di sekitar kampus. Daun merah jingga menjadi latar belakang sempurna untuk pose kreatif, selfie kelompok, dan tawa lepas yang tak henti. Sambil menjelajahi rute sightseeing kampus, peserta saling berbagi tips adaptasi hidup di Jepang mulai dari cara naik kereta, mengatasi homesick, hingga trik hemat di minimarket. Hasilnya? Album foto penuh senyum dan warna-warni musim gugur yang langsung jadi kenangan manis.
Puncak kehangatan ada di sesi makan bersama ala kampung halaman. Rendang empuk berbumbu kaya, ayam geprek pedas yang bikin nagih, dan nasi goreng hangat disajikan dengan porsi melimpah dari Resto. Rehana. Semua disiapkan dengan penuh kasih sayang oleh panitia. Satu suap saja sudah cukup membawa nostalgia: “Ini rasanya rumah sendiri lho!” kata banyak peserta. Di antara suapan dan obrolan, muncul ide kolaborasi, rencana study group, hingga janji-janji untuk event selanjutnya.


