Berita & Artikel
Dapatkan informasi terkini seputar kegiatan, kajian, dan rilis pers resmi dari Persatuan Pelajar Indonesia Komisariat Hiroshima.

PPI Hiroshima Menutup Kepengurusan Periode 2023-2024
Higashi-Hiroshima (8/31) - Persatuan Pelajar Indonesia Jepang Komisariat Hiroshima (disingkat PPIH) periode 2023-2024 telah menutup kepengurusan melalui Musyawarah Besar (Mubes). Pada kesempatan itu, Kepengurusan PPIH saat ini akan menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) selama satu tahun masa kepengurusan. Acara mubes turut dihadiri Pengurus Inti dan Ketua Bidang PPIH, serta Badan Pengawas (Bawas). Kegiatan yang berlangsung sejak jam 12 ini berjalan lancar dengan beberapa siding pleno yang telah disahkan oleh forum. Adapun pimpinan siding tetap dalam Mubes PPIH 2023-2024 diketuai oleh M. Muntaha, Aldila Rahmanti, dan Tegar. Pada kesempatan ini, Ketua PPIH, Adrian Hilman menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh pengurus atas kerja keras dan keikhlasan dalam menjalankan program PPIH 2023-2024. Adapun kekurangan dan hambatan dalam pengurus kali ini menjadi evaluasi ke depan untuk berjalannya kepengurusan selanjutnya. Bagaimanapun juga kelima siding pleno dalam agenda Mubes kali ini telah menetapkan beberapa hal diantaranya yakni peserta mubes menerima secara keseluruhan penyampaian LPJ oleh Ketua PPIH dengan perbaikan, penetapan Bawas dan merekomendasikan beberapa kebijakan tertentu untuk kepengurusan selanjutnya, dan penetapan ketua PPIH periode 2024-2025, atas nama Duhaul Biqal Kautsar berdasarkan hasil Pemiliran Raya (Pemira) PPIH 2024. Dengan berakhirnya Mubes di jam delapan malam, maka berakhir pula agenda Mubes PPIH 2024 sekaligus membuka lembaran baru bagi Pengurus PPIH 2024-2025. Walaupun hanya sebentar, paling tidak PPIH periode 2023-2024 telah membuka langkah baru dan beberapa terobosan inovasi kegiatan di masa mendatang. Salam hangat dari kami PPIH periode 2023-2024. Salam Perhimpunan!
.jpg)
PPI Hiroshima Menggandeng BRIN dalam Penataan Riset Masa Depan Indonesia
Higashi-Hiroshima (8/31) - Persatuan Pelajar Indonesia Jepang Komisariat Hiroshima (disingkat PPIH) berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah berhasil menyelenggarakan diskusi terbuka dengan topik ‘Arah dan Masa Depan Penataan Riset Indonesia Menuju Indonesia Emas 2024’ melalui media daring zoom. Pada kesempatan itu, hadir sebagai narasumber utama, Kepala BRIN, Bapak Dr. Laksana Tri Handoko, M.Sc. juga selaku alumni Hiroshima University membawakan pemaparan materi selama 30 menit. Kegiatan KARE Spesial BRIN ini merupakan rangkaian agenda KARE bertajuk riset yang telah diawali dengan dua agenda sebelumnya dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HARTEKNAS) pada bulan Agustus. KARE kali ini juga merupakan agenda penutup Pengurus PPIH Periode 2023-2024 sebelum Musyawarah Besar (Mubes) berlangsung. Pada kesempatan ini, agenda utama KARE dipandu oleh Duhaul Biqal Kautsar (Aal) hingga sesi tanya jawab. Adapun materi yang disampaikan sangat berdampak bagi masa depan riset di Indonesia. Pak Handoko menyampaikan beberapa langkah strategis yang telah dibuat dan dilaksanakan oleh BRIN dalam kurun waktu lima tahun terakhir ini. Secara usia kelembagaan, BRIN masih tergolong baru dengan penyatuan lembaga riset yang ada di non-kementerian dan kementerian. Sehingga, banyak kebijakan serta keputusan yang masih adaptif terhadap lingkungan baru BRIN Bersama para pegawainya. Di sesi tanya jawab, peserta webinar KARE Spesial BRIN tampak antusias untuk bertanya dan keingintahuan yang besar atas kondisi riset saat ini di tanah air. PPIH melalui kajian tematik seperti ini berusaha mengawal langkah positif nyata dari para diaspora yang tersebar di luar negeri khususnya di Jepang untuk bersama-sama membangun Indonesia di dunia riset. Walaupun hanya kegiatan kecil diawal yang dilakukan, paling tidak PPIH telah memulai langkah untuk mewujudkannya di masa depan. Terima kasih atas partisipasi dan dukungan konstruktif di setiap agenda PPIH di kepengurusan periode 2023-2024.

PPI Hiroshima Sukses Menggelar Pagelaran Seni Budaya Indonesia
Hiroshima City (8/17) - Persatuan Pelajar Indonesia Jepang Komisariat Hiroshima (disingkat PPIH) berhasil menyelenggarakan Japan-Indonesia Culture and Art Festival (JICAF) 2024 dalam menyemarakkan hari kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia di International House, Hiroshima City. Acara yang dikoordinatori oleh Bidang Seni Budaya dan berkolaborasi antar berbagai bidang bersama dengan warga Indonesia yang tinggal di Hiroshima City sukses dan memukau seluruh peserta. Sebanyak kurang lebih seratus peserta JICAF yang turut dihadiri diaspora maupun partisipan dari negara lain menyaksikan penampilan kebudayaan Indonesia. Adapun para penampil di JICAF 2024 merupakan pelajar Indonesia yang berstatus sebagai sarjana, master dan doctor. Pada JICAF 2024, acara diisi dengan berbagai penampilan tari tradisional seperti Tari Saman dari Aceh, Tari Margapati dan Kecak dari Bali, serta pertunjukan atraksi pencak silat. JICAF 2024 kali ini juga terasa special dengan penampilan Budayawan dari Bali oleh Komang Tri Wijaya Kusuma membawakan puisi Ir. Soekarno berjudul ‘Aku Melihat Indonesia’ serta Seniman Saijo dalam dunia tarik suara oleh Radyan P. Pradana yang membawakan lagu ‘Sepasang mata bola’ ciptaan Ismail Marzuki. Di sesi kedua cara JICAF 2024, PPIH menampilkan Orkes Harmoni Nusantara Saijo dengan tim angklung yang telah tampil di berbagai kesempatan di Hiroshima. Kali ini, mereka membawakan tiga buah lagu yang dipadu dengan nyanyian dari Aldila Rahmanti dan komposer Taufik Hidayah dengan judul Tanah Airku, Sakura, dan Sparkle dari radwimps. Para peserta yang hadir kagum sekaligus senang dapat melihat secara langsung pertunjukan seni Indonesia di atas panggung. Ditambah, para pengunjung dapat melihat beberapa booth yang diisi oleh pengenalan Indonesia dan juga sayuran tropik dari kebun Wakai Farm di Fukuyama. Pada JICAF 2024 ini, pengunjung juga disuguhkan kuliner berupa pangan rumahan Indonesia seperti kue cucur dan risoles, serta es teler. Acara JICAF 2024 merupakan pagelaran pertama seni budaya setelah Pandemic Covid 19 melanda. Sebelumnya di kepengurusan PPIH juga telah menggelar kegiatan seni budaya dengan nama Indonesia Cultural Exhibition in Hiroshima (ICEH) 2016.
.jpg)
PPI Hiroshima Gelar Upacara Nasional pada 17 Agustus
Hiroshima City (8/17) - Persatuan Pelajar Indonesia Jepang Komisariat Hiroshima (disingkat PPIH) melalui Bidang Seni Budaya dan kolaborasi antar berbagai bidang bersama dengan warga Indonesia yang tinggal di Hiroshima City sukses menggelar Upacar Nasional memperingati hari kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia di International House, Hiroshima City. Sebanyak kurang lebih delapan puluh peserta upacara yang turut dihadiri diasporan maupun tamu undangan dari negara lain menyaksikan pengibaran bendera merah putih. Adapun pasukan pengibar bendera merah putih terdiri dari mahasiswa doctoral Hiroshima University seperti Duhaul Biqal Kautsar, Aldila Rahmanti, dan Basultan Hidayat. Sedangkan pemimpin upacara langsung dikomandoi oleh Ketua PPIH, Adrian Hilman. Adapun pembina upacara yaitu Bapak H. Tarmidzi selaku tokoh masyarakat setempat. Acara yang berlangsung selama satu jam tersebut berjalan penuh hikmat dan semangat. Turut mendampingi lagu kebangsaan dan beberapa lagu nasional oleh pianis dari Orkes Harmoni Nusantara Saijo, Lintang M. Hasani. Turut serta juga mendampingi tarik suara dalam menyanyikan lagu-lagu nasional oleh talen senior Saijo, Radyan P. Pradana. “Secara keseluruhan, upacara nasional hari kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia tahun ini telah sukses dilaksanakan dengan penuh hikmat.” Ucap Ika Y Rachmawati selaku koordinator upacara nasional. Upacara nasional kali ini merupakan upacara yang kedua kalinya setelah tahun sebelumnya upacara dilaksanakan di ruang terbuka, Ikoinomori Park. Kita berharap setiap tahunnya dapat merasakan kebanggaan rasa cinta tanah air dengan mengikuti upacara nasional di hari kemerdekaan RI.

PPI Hiroshima Gelar Fun Sport Tournament dalam Merayakan 17 Agustus
Higashi-Hiroshima (8/10) - Persatuan Pelajar Indonesia Jepang Komisariat Hiroshima (disingkat PPIH) melalui Bidang Olahraga bersama dengan warga Indonesia yang tinggal di Prefektur Hiroshima sukses menggelar kompetisi Fun Sport Tournament di Higashi-Hiroshima Athletic Park Gymnasium. Sebanyak kurang lebih tujuh puluh peserta turnamen yang diikuti lebih dari 5 negara menyemarakkan kegiatan tersebut. Adapun peserta yang hadir terdiri dari pelajar, pemagang, warga lokal, dan warga internasional yang tersebar pada 3 cabang olahraga. Ketua panitia acara, Yogi Simajuntak, mengatakan bahwa kompetisi yang diadakan tahun ini diluar ekspektasi panitia dari jumlah peserta. Tim panitia telah berusaha keras mengadakan turnamen yang dimulai sejak pukul lima hingga sembilan malam. “Kami segenap panitia telah bekerja keras dalam memenuhi kebutuhan cabang olahraga yang dipertandingkan mulai dari lapangan dan lainnya. Jumlah peserta juga membludak hingga pertandingan berlangsung diluar target panitia. Namun, secara keseluruhan acara Fun Sport Tournament tahun ini telah sukses mengundang warga Indonesia yang ingin merayakan kemerdekaan Indonesia.” Ucap Yogi di sela pertandingan. Pertandingan yang diadakan memperebutkan juara pertama, kedua, dan ketiga dari masing-masing cabang olahraga. Adapun cabang olahraga yang ditandingkan di Fun Sport Tournament terdiri dari futsal, bulu tangkis (ganda campuran), dan tenis meja (tunggal).

Program Beasiswa Bidik Anak Negeri PPI Hiroshima Masuk dalam Program TVRI World
Higashi-Hiroshima (8/1) - Persatuan Pelajar Indonesia Jepang Komisariat Hiroshima (disingkat PPIH) melalui program Beasiswa Bidik Anak Negeri 2024 masuk dalam program ‘Starting Point’ di TVRI World. Program yang berdurasi 15 menit tersebut ditayangkan secara Live melalui kanal resmi TVRI saluran dua. Adapun perwakilan PPIH yang diwawancara secara langsung adalah Ketua PPIH, Adrian Hilman. Dalam kesempatan tersebut, Adrian menyampaikan bagaimana program beasiswa jagung tersebut dimulai dan dapat berkolaborasi dengan petani local di Hiroshima. Dia juga menyampaikan kenapa harus jagung yang menjadi komoditas utama sebagai produk hasil pertanian dalam beasiswa bidik anak negeri PPIH. “Kita mengetahui bahwa jagung merupakan bahan utama pangan selain beras bagi warga lokal. Selain itu, kita menawarkan jagung putih yang tingkat kemanisannya melebihi jagung kuning namun masih dibawah ambang batas manis pada produk pangan. Jadi, jagung yang kami tawarkan aman untuk dikonsumsi.” Tambahnya. Dalam penyampaiannya, Dia juga mengatakan bahwa jumlah penerima beasiswa tahun 2024 sebanyak dua puluh orang dari siswa SMA/SMK sederajat yang memiliki prestasi namun kurang mampu dalam ekonomi yang mendaftar dari Sabang hingga Marauke. “Tingkat pendaftaran tahun ini meningkat hingga tujuh puluh lima siswa dari berbagai daerah yang ada di Indonesia.” ucapnya. Pada kesempatan lain, Adrian menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pihak Wakai Farm.my selaku counterpart yang telah menjalin kolaborasi sejak 2023, Fahmi, Wakai san, Mako san, dan Hayato kun. Selain itu, program ini tidak akan berjalan tanpa adanya kerja keras dari Bidang Eksternal PPIH yang dipimpin oleh Dita Pelawi serta anggota yang membantu mensukseskan kegiatan ini, Yughie dan Salma. Ayo, kita berkontribusi membantu Pendidikan di Indonesia dengan berkolaborasi dengan berbagai pihak di luar negeri!

PPI Hiroshima Komitmen Menguatkan Ketahanan Riset Menuju Kedaulatan Bangsa
Higashi-Hiroshima (6/29) - Persatuan Pelajar Indonesia Jepang Komisariat Hiroshima (disingkat PPIH) melalui Bidang Kajian Strategis (Kastrat) bersama Hiroshima University Alumni Association Indonesia (HUAAI) sukses mengadakan Kajian Sore (KARE) melalui media daring yang dimoderatori oleh Ketua Bidang Kastrat, Ika Yuni Rachmawati. Sebanyak kurang lebih tiga puluh peserta mengikuti kajian dengan topik ‘Peran Akademisi dalam Menguatkan Ketahanan Riset Menuju Kedaulatan Bangsa’ yang disampaikan oleh Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian UGM sekaligus alumni Hiroshima University, Prof. Dr. Ir. Djagal Wiseso Marsono, M.Agr. Dalam pemaparannya, Prof. Djagal menyampaikan bahwa kondisi dunia akademik Indonesia saat ini yang berada pada titik terendah di IPTEK, inovasi, kualitas & kuantitas SDM, kolaborasi dan karakter professional menuntut perubahan besar secara massif dalam mengeluarkan kebijakan penguatan dunia akademik Indonesia. “Beberapa strategi yang dapat diterapkan dalam rangka menguatkan dunia akademik Indonesia dapat dimulai dari bidang intelijen, regulasi, kelembagaan, anggaran, infrastruktur, dan jejaring kolaborasi,” ucapnya. Strategi yang dituangkan diharapkan dapat menguatkan ketahanan riset Indonesia menjadi semakin kokoh, hingga mewujudkan kedaulatan bangsa. Prof Djagal juga menyinggung kondisi pertumbuhan SDM Indonesia dalam lulusan doctor dari dalam dan luar negeri yang masih sangat rendah dibandingkan negara lain. Selain itu, Prof Djagal juga menyampaikan data statistik jumlah dosen aktif saat ini yang tersebar di seluruh Indonesia berdasarkan jabatan fungsional, dimana posisi Asisten Ahli masih menempati urutan terbanyak dibandingkan dengan lektor, lektor kepala, dan guru besar. Pada slide berikutnya, menariknya Prof Djagal menampilkan posisi Indonesia pada beberapa perankingan tingkat internasional seperti Global Innovation Index 2023 dan The World’s Most Talents Competitive Countries 2023. Di akhir presentasi, Prof Djagal mengajak seluruh peserta untuk dapat mengupayakan bersama-sama pemerintah serta stakeholder terkait dalam menguatkan strategi di berbagai bidang guna meningkatkan ketahanan riset dalam mewujudkan kedaulatan bangsa. Sudah siapkah Anda bergabung di dunia Akademik Indonesia bersama kami?

PPI Hiroshima Panen Jagung untuk Beasiswa Anak Negeri di Wakai Farm
Fukuyama (6/9) - Persatuan Pelajar Indonesia Jepang Komisariat Hiroshima (disingkat PPIH) bersama dengan warga lokal sukses memanen jagung untuk beasiswa di Wakai Farm, Fukuyama. Sebanyak kurang lebih lima ratus jagung telah dipanen pada tahap pertama. Acara panen jagung kali ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintahan Fukuyama, guru dan murid SMA Negeri Fukuyama, serta ketua umum PPI Jepang. Walaupun dalam kondisi hujan rintik, acara tetap dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan sambutan dari undangan yang hadir. Acara ini merupakan bentuk rangkaian kegiatan dari program Beasiswa Bidik Anak Negeri 2024. Setiap tahunnya, PPIH memberikan bantuan dana pendidikan kepada siswa SMA/SMK sederajat di Indonesia yang memiki kemampuan akademik namun keterbatasan finansial. Adapun calon penerima beasiswa merupakan siswa aktif yang berasal dari Sabang sampai Merauke. Pada sambutan pertama, perwakilan Pemerintahan Fukuyama, Sato-san, mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang dikolaborasikan dengan petani lokal di fukuyama, Wakai Farm. Kemudian dilanjutkan pada kesempatan kedua, Wakai-san, sebagai pemilik Wakai Farm yang memberikan apresiasi kepada PPIH atas usahanya untuk mengadakan program ini di tahun 2024. Dia juga akan terus mendukung program yang sama di tahun mendatang. Di kesempatan ketiga, Adrian Hilman, Ketua PPIH menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus PPIH terutama bidang eksternal yang telah berjuang dari awal hingga hari panen jagung. Dia juga menyampaikan bahwa program ini merupakan jembatan penghubung yang baik bagi Indonesia dan Jepang di bidang pertanian dan Pendidikan. Dalam sambutan Ketua PPI Jepang, Fadliansyah Farid, menyampaikan bahwa program ini layak untuk dilaksanakan di setiap komisariat sebagai bentuk komunikasi kepada warga lokal dengan kolaborasi dalam bentuk program yang bermanfaat bagi kedua belah pihak. Dia juga menyampaikan bahwa program ini harus terus dilanjutkan untuk tahun-tahun berikutnya. Ditambah, program ini telah memenangkan kompetisi PPIJ Awards 2024 sebagai peringkat pertama dalam kategori Yukawa (akademik). Acara panen jagung tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Kini, PPIH menampilkan tari tradisional dari melayu, tari persembahan sebagai pembuka acara sebelum memulai panen bersama. Kemudian setelah acara makan siang dilanjutkan dengan penampilan orkestra angklung dan tari topeng. Selain itu, banyak dari warga Indonesia yang hadir mengambil kesempatan untuk membeli sayuran tropis yang ditanam di Wakai Farm.

PPI Hiroshima Ajak Siswa SMA di Indonesia untuk Lanjut Studi Keluar Negeri
Higashihiroshima (6/8) - Persatuan Pelajar Indonesia Jepang Komisariat Hiroshima (disingkat PPIH) telah menggelar webinar seri pendidikan pertama bagi siswa SMA/SMK/sederajat di Indonesia yang diorganisir oleh Bidang Eksternal PPIH. Melalui aplikasi zoom meeting, PPIH ingin berbagi success story perjuangan alumni Hiroshima University dalam menempuh studi lanjutnya. Webinar yang berdurasi dua jam dan dimoderatori oleh Dita Pelawi tersebut menghadirkan salah seorang alumni Hirodai dengan sekaligus praktisi Pendidikan di sekolah dengan berbagai pengalaman dalam mengajak anak-anak Indonesia untuk lanjut studi keluar negeri. Dr. Tuswadi merupakan seorang guru sekolah yang telah menempuh Pendidikan hingga ke jenjang doktoral. Kini, dia berprofesi mengajarkan artinya pendidikan dan pentingnya menuntut ilmu stinggi-tinginya di bangku sekolah menengah atas. Pak Tus (sapaanya -red) pernah diundang oleh Deddy Corbudzer ke program TV di acara Hitam Putih karena sudah berhasil mengirimkan banyak putra-putri daerah untuk melanjutkan studi baik master ataupun doctor di Hiroshima University. Dalam penyampaiannya, Pak Tus menyampaikan seharusnya guru itu memiliki latar belakang pendidikan minimal doktor agar wawasannya luas. “Jadi yang harus doktor itu bukan hanya peneliti atau dosen saja, namun guru juga wajib” ucapnya menjawab pertanyaan peserta webinar. Perkembangan global saat ini meminta seorang guru juga harus ikut beradaptasi dengan ilmu pengetahuan yang terus bertambah. Pak Tus mengajak seluruh peserta yang hadir untuk memiliki sikap pantang meyerah dalam menuntut ilmu dimana pun berada. “Ilmu itu dapat mengangkat derajat kita. Jadi, jangan mudah putus asa di tengah jalan kalua sudah memulai” tambahnya. Adapun peserta yang hadir dalam webinar ini merupakan calon penerima Beasiswa Bidik Anak Negeri 2024 dan beberapa lulusan sarjana yang akan menempuh studi pasca. Semoga niat tulus peserta webinar yang hadir dan bertekad untuk lanjut studi keluar negeri diringankan langkahnya menuju kesuksesan masa depan cemerlang.